Kamis, 08 Desember 2011

Perpisahan

Tentang perpisahan.
Selalu ada perpisaha disetiap pekenalan. Kita terlahir ke dunia, dan kelak dikembalikan ke alam baka. Perpisahan adalah hal yang menyakitkan, namun begitulah, bukankah tak jarang kenyataan yang selalu menyakitkan.

Itulah perpisahan...
Sebuah tragedi yang sangat memilukan, meninggalkan kenangan, dan siksaan berupa kerinduan kepada orang-orang yang meninggalkan kita. Air mata adalah tanda, tanda betapa kita tak menghendaki sebuah perpisahan.

Jarak dan waktu memang selalu berhasil memisahkan kita dengan orang-orang yang kita sayangi. Akan tetapi ingatlah selalu tentang satu hal bahwa tak ada yang pernah bisa memisahkan hati dan jiwa kita dengan orang-orang yang kita kasihi. Pikirkan wajah-wajah mereka saat Anda merindu, senyuman ramahnya, suara yang tentramnya, ingatlah semua hal tentang kebaikannya.
Menangislah jika itu bisa membuatmu merasa lebih baik.

Percayakan pada alam, alam akan menyampaikan rasa rindu mu pada mereka yang sedang kau rindukan.

Hiduplah dalam mimpi mu

Kembali tangis kami berkumandang...
Oleh kehidupan yang sangat kejam...
Kejam... Kenyataan yang mengekang raga kami, seperti penjara jiwa dan harapan..

Kami bertanya, "Tuhan kenapa Engkau memberi kami kehidupan? Disini kami sangat tertekan".

Kami mulai putus asa, tetes demi tetes air mata yang mengalir membuat mata kami semakin pedih, ditambah oleh debu debu hidup, niscaya memerahlah mata ini...kami semakin sulit untuk melihat jalan kebenaran.

Setiap masalah datang tiap harinya, hidup kami semakin sesak oleh masalah yang hadir tiada akhir.
Ada kiranya kami lelah dengan semua ini... Kami berpikir, " jika saat ini Tuhan mengambil jiwa kami, semua penderitaan dunia akan berakhir. Tak ada lagi permasalahan hidup yang menjerat leher kami."
Akan tetapi.... "pastilah panas api neraka siap memanggang jiwa kami yang penuh dosa".
Kami urungkan pikir bodoh ini, jauh jauhkan cara pikir kami dari hal konyol itu.

"Oh Tuhan, kami lelah terus berjalan, namun kami takut kembali dengan kekalahan perbudak para iblis jahanam", begitu keluh kami.

"TIDURLAH DAN BERMIMPILAH"
mimpi adalah surga untuk jiwa yang kelelehan. Bangkitkan imajimu dan buatlah imajimu seperti surga yang kau dambakan. Bangkitkan jiwa yang telah mati, nyalakan api harapan yang padam. Larilah dan larilah, tertawalah, menarilah dalam mimpi mu. Jika dunia terlalu panas panggang perasaan mu, dinginkan jiwa mu dalam imaji mu.
Dunia nyata tak mau menerima mu, hidup lah dalam mimpi mu!!!

Jumat, 02 Desember 2011

BUKAN sombong

Saya yakin, Tuhan ada di dekat ku. Didalam hati ku, memberi petunjuk setiap jalan ku.
Kenapa saya harus takut melangkah?? Tuhan memberi penerang dalam kegelapan, memancarkan cahayaNya sebagai petunjuk jalan.

Kenapa ketidak sempurnaan harus menghentikan langkah saya? Bodoh bukan, semua orang punya ketidak sempurnaan, hanya seberapa pandai mereka menyembunyikannya. Lalu kenapa saya merasa, hanya saya satu satu nya orang yang tidak sempurna di dunia ini. "TAK ADA ORANG YANG SEMPURNA", percayalah na!

Kenapa saya kerap membandingkan kelebihan dan kekurangan orang lain? Kelebihan bukan untuk di sombongkan, kelebihan untuk menyembunyikan ketelanjangan kekurangan anda. Bukan sombong, saya selalu memikirkan kelebihan saya, membanggakan kehebatan yang saya miliki saat orang-orang mengkritik atau mengejek kekurangan saya. Sekali lagi, itu BUKAN sombong namanya. Maksud saya adalah menghibur hati kecil saya, memberi tahu diri saya, boleh saya saya memiliki banyak kekurangan, namun lihat saja, saya juga masih memiliki banyak kelebihan.

Aku ragu impianku jadi kenyataan (!)

Hatiku terbakar setiap teringat impian-impian ku, lalu asap-asap api berkumpul dan berjatuhanlah hujan air mata dari mata ku.
Impian ku yang sangat tinggi, sampai aku tak bisa melihat ujung-ujung mimpiku. Ya...aku yang bodoh, yang hidup didunia khayal, yang mempunyai mimpi yang begitu tinggi. Aku ragu pada kemampuanku, aku ragu keberuntungan tak membantuku, aku ragu impian ku hanya tinggal khayalan. Aku ragu kekuatan tangan kecil ku bisa mengubah mimpi yang begitu besar menjadi hal nyata. AKU RAGU PADA DIRIKU.

Sering kali ku mendengar, "bermimpilah setinggi langit!", "mimpi adalah kunci untuk mengapai kesuksesan!". Mimpi...
Mimpi ku yang terlalu tinggi membuatku tertekan, mungkin mimpiku akan menjatuhkan ku suatu pagi nanti.

"jika kamu berusaha, Tuhan pasti membantu!" aku tak ingat itu kata-kata siapa, tapi kerap kali semilir angin membisikkan kata-kata itu di telingaku. Aku rasa, kata-kata itu ada benarnya juga. Namun...aku tak akan berani jika hanya mengandalkan kemurah hatian Tuhan untuk membantu. Bukannya aku harus berusaha sendiri, dan memang tak ada yang bisa ku andalkan untuk membantu, bukan?? Meski aku berpikiran seperti itu, bukan berarti aku tak pernah berdoa, setiap selesai sholat, setiap aku ingat, aku selalu meminta "YA ALLAH, BERILAH HAMBA JALAN YANG TERBAIK UNTUK MENGGAPAI IMPIAN HAMBA."

akan tetapi, masih ada keraguan yang begitu besar...aku ragu mimpiku akan menjadi kenyataan (!)

untuk mu, sobat....

Untuk hatimu
menyampaikan

di dalam hatiku
untuk hatimu
untuk menggapainya
aku bernyanyi...

Sama seperti bias
ketika aku memutari sudut itu
aku bergabung ke dalam kumpulan orang-orang
dan menghilang secara perlahan tidak menjadi apa apa sama sekali
aku kehilangan diriku sepenuhnya
dan tidak dapat menemukan kata kata untuk dikatakan
namun, satu hal yang ku tau
masih tersisa, masih tersisa...suaramu

segala sesuatu tentang mu, senyum, keramahan mu
aku terus berjalan maju
jika aku hanya melihat ke atas, dimana awan mulai beristirahat...

Aku rasa kau tetap apa yang ku maksud

setelah tinggal dalam kebimbangan
hatiku belum dewasa
tapi,,
semuanya baik baik saja
lihatlah diluar,,
seseorang yang penting menanti
jika kau tersesat
aku mungkin aku jadi pemandumu
aku memiliki cara untuk memastikannya

kau harus percaya diri sekarang
jangan takut

cahaya dibebankan dan terkumpul dilangit
kau dapat memahaminya

dan jalan yang aku lalui
mungkin aku lebih bersinar

Jadilah "DIRI SENDIRI"

Saya ingin diakui, saya ingin dihargai, saya ingin menjadi inspirasi bagi orang lain. Oleh karenanya saya harus hebat seperti orang orang hebat itu.
Tapi hati nuraniku menentang ku, katanya aku harus jadi diriku sendiri. PoNatt menyuruhku, agar aku berusaha menghargai kemampuanku sebelum bermimpi orang lain yang akan menghargai kemampuanku. Katanya, bila aku ingin orang lain mengakui keberadaan ku dan menghargai diriku, maka aku harus jadi diriku sendiri, bukan menjadi sosok lain.
Aku harus menjadi diriku, menikmati anugrahku, mensyukuri kelebihan ku, dan berhenti merasa iri pada mereka.

Aku tak mau menyerahkan hidupku pada kepasrahan.

"YANG PENTING KAMU SUDAH BERUSAHA DAN BERDOA"
Sekarang kata-kata ini tak berlaku lagi bagi ku. Dulu aku tidak mau ada yang menekan hidup ku, bahkan hati nurani ku tak boleh menekan kehendak ku. Dulu aku berkata, aku berhenti untuk menekan hidup ku, menerima kenyataan, dan hasil yang telah aku dapatkan dengan pasrah.

Sekarang aku telah berubah. Betapa indahnya mimpi ku, tanpa tekanan yang kuat aku yakin mimpiku cuma imajinasi yang mengila di otak ku. Aku tak mau mimpi ku hanyalah mimpi di malam hari, aku mau kelak mimpi ku menjadi kehidupan yang aku jalani.
Aku butuh tekanan, aku harus bisa, apapun yang terjadi aku harus bisa. Bahkan aku membutuhkan dendam, rasa iri, dan imajinasi gila agar semangatku untuk merubah hidup tak padam disini.

Aku tak mau masa depan ku, kuserahkan pada kepasrahan.

Aku harus berusaha lebih giat, karena aku punya mimpi yang harus dicapai.

Dengan dendam seseorang akan menjadi sangat kuat, dengan rasa iri seseorang akan selalu berusaha untuk menjadi yang terdepan, dengan imajinasi seseorang akan mempunyai impian lalu menemukan tujuan hidupnya. Saya pikir saya membutuhkan DENDAM, RASA IRI dan IMAJINASI untuk menjadi kuat. Tuhan maafkan saya, saya hanya ingin saya bisa mencapai impian saya agar hidup saya mempunyai arti. Apa cara berpikir saya salah?

SAYA TAK MAU MENYERAHKAN HIDUP PADA KEPASRAHAN (!)

Bagaimana Anda Mampu Kuat Bekerja [?]

Bagaimana seseorang mampu bertahan berjam-jam bekerja seolah tak mengenal lelah? Apa pula rahasia seorang pekerja lepas pantai yang meninggalkan anak istri bertarung melawan angin dan badai? Bagaimana juga dengan para petani, nelayan, kuli sopir angkutan, atau pekerja berat yang tahan membanting tulang di tengah terik panas atau dingin malam? Sedangkan di sudut sempit yang lain banyak orang mengeluh karena persoalan yang tak lebih besar dari ujung kuku.

Kekuatan itu bernama CINTA. Cinta yang melahirkan harapan dan mengabdikan itu semua bagi keluarga nan jauh disana, kepada masyarakat banyak yang membutuhkan karya mereka, kepada alam yang mengasuhnya, kepada masa depan kehidupan yang sejahterah, atau kepada hati tempat cinta itu mengalir.

Bila Anda berkeluh kesah hanya karena usaha yang perlu lebih keras, maka kenanglah punggung bungkuk seorang kakek penarik sampah di kota-kota. Mereka memiliki sesuatu yang dicintai, yang kepadanyalah seluruh kerja keras ini didedikasikan. Kepada para pekerja kerah inilah kita belajar tentang pengabdian atas nama cinta.

Anda juga hebat seperti mereka

Mereka berkata pada saya,
"Kamu tidak perlu iri dengan bakat mereka, kamu juga punya bakat. Kamu memang tidak dilahirkan dengan kecerdasan yang luar biasa, akan tetapi kamu cukup cerdas untuk tetap bertahan.
Memang benar, saat ini tidak ada orang yang menghargai kemampuan mu, tidak ada yang menginginkan bakat mu, dan tak seorang pun yang iri akan kehebatan mu. Yang harus kamu kamu lakukan adalah membuat mereka mau mengakui kemampuan dan keberadaan mu.

Tujukkan kepada mereka akan bakat mu, meskipun bakat yang kamu miliki adalah bakat rendahan namun usaha dan doa mu akan membuat bakat rendahan terlihat menakjubkan. Kamu bisa, dan memang kamu HARUS bisa.

Kekuatan...
Kamu adalah anak yang sangat lemah, tak berdaya, dan tak bisa melindungi apa apa. Namun KEYAKINAN mu mampu membuat mu menjadi KUAT. Yakinlah bahwa kamu bisa, dan memang kamu DIHARUSKAN yakin bahwa kamu bisa.

Kekuatan yang kamu butuhkan adalah "Kekuatan untuk mengubah sesuatu menjadi lebih baik". Itulah kekuatan yang terhebat sepanjang sejarah. Kekuatan untuk mengubah sesuatu JAUH LEBIH HEBAT dari pada kekuatan untuk menciptakan sesuatu.

Kamu harus menjadi diri mu sendiri. Jangan pernah malu mengakui bakat rendahan mu. Buatlah dirimu terlihat luar biasa.
Jadilah contoh yang baik, jadilah inspirasi mereka, teruslah membuat kata-kata yang menjadi motivasi dan pembangkit semangat. Memotivasi dan membangkitkan semangat yang telah padam lebih mulia dari pada menciptakan sesuatu yang berguna. Mengubah orang lain adalah misi baru yang harus kamu selesaikan.

tentang saya, anda dan mereka: 4 sikap yang harus ada pada diri ANDA

tentang saya, anda dan mereka: 4 sikap yang harus ada pada diri ANDA: -Menjadi diri sendiri. -Mencoba menghargai apa yang saya miliki. -Belajar untuk menjadi manusia yang bijaksana. -Bekerja keras menutupi c...

4 sikap yang harus ada pada diri ANDA

-Menjadi diri sendiri.
-Mencoba menghargai apa yang saya miliki.
-Belajar untuk menjadi manusia yang bijaksana.
-Bekerja keras menutupi celah yang ada pada diri saya.

"menjadi diri sendiri", mendengarkan kata nurani, bahwasanya "SAYA ADALAH SAYA". Berhenti menekan mental dan memaksa kemampuan. Jangan menjadi pribadi lain karena mereka yang sungguh-sungguh mencintai saya akan menerima DIRI SAYA.

"Menghargai apa yang di miliki", (sumpah) lebih sulit dilakukan dari pada menghargai orang lain karena kita selalu merasa sebagai orang yang bernasib sial, dan berpikir Tuhan pilih kasih menyebabkan menghargai apa yang di miliki sangat sulit dilakukan. Padahal keberuntungan selalu menyertai langkah kita, dan Tuhan menyayangi kita semua.

"belajar menjadi bijaksana", dibutuhkan lebih dari seumur hidup untuk menjadi manusi yang bijaksana. Orang jenius belum tentu bijaksana. Menjadi orang bijaksana lebih mulia dari pada menjadi malaikat sekalipun.

"Berusaha menutupi celah yang ada pada diri saya", bukan hanya saya, akan tetapi semua orang waras tentunya selalu berusaha menutupi kekurangannya. Saya percaya semua orang SELALU melakukan hal terbaik yang mereka mampu lakukan.