Kamis, 08 Desember 2011

Hiduplah dalam mimpi mu

Kembali tangis kami berkumandang...
Oleh kehidupan yang sangat kejam...
Kejam... Kenyataan yang mengekang raga kami, seperti penjara jiwa dan harapan..

Kami bertanya, "Tuhan kenapa Engkau memberi kami kehidupan? Disini kami sangat tertekan".

Kami mulai putus asa, tetes demi tetes air mata yang mengalir membuat mata kami semakin pedih, ditambah oleh debu debu hidup, niscaya memerahlah mata ini...kami semakin sulit untuk melihat jalan kebenaran.

Setiap masalah datang tiap harinya, hidup kami semakin sesak oleh masalah yang hadir tiada akhir.
Ada kiranya kami lelah dengan semua ini... Kami berpikir, " jika saat ini Tuhan mengambil jiwa kami, semua penderitaan dunia akan berakhir. Tak ada lagi permasalahan hidup yang menjerat leher kami."
Akan tetapi.... "pastilah panas api neraka siap memanggang jiwa kami yang penuh dosa".
Kami urungkan pikir bodoh ini, jauh jauhkan cara pikir kami dari hal konyol itu.

"Oh Tuhan, kami lelah terus berjalan, namun kami takut kembali dengan kekalahan perbudak para iblis jahanam", begitu keluh kami.

"TIDURLAH DAN BERMIMPILAH"
mimpi adalah surga untuk jiwa yang kelelehan. Bangkitkan imajimu dan buatlah imajimu seperti surga yang kau dambakan. Bangkitkan jiwa yang telah mati, nyalakan api harapan yang padam. Larilah dan larilah, tertawalah, menarilah dalam mimpi mu. Jika dunia terlalu panas panggang perasaan mu, dinginkan jiwa mu dalam imaji mu.
Dunia nyata tak mau menerima mu, hidup lah dalam mimpi mu!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar