Selasa, 17 Januari 2012

Hati Nurani (Versi Mario Teguh)

Kau yang merasa dirimu adalah pelaku kebenaran, renungkanlah ini.

Sejatinya tak ada satu pun kebenaran yang kau lakukan tanpa tuntunan dari Tuhan Yang Maha Pemurah. Kau sama halnya dengan setan-setan terkutuk yang berdiri diatas kesombongan dan kebahtilan. Setiap jengkal anggota tubuhmu bersemayamlah setan-setan yang abadi.
Namun Tuhan Yang Maha Pengasih merahmatimu, menanamkan sebuah cahaya suci dalam ragamu yang bersatu dengan pribadi mu. Cahaya yang terang dalam kegelapan dan akan tetap bersinar terang walaupun diantara sorotan cahaya lainnya. Sebutlah cahaya suci dengan sebutan Hati Nurani.

Hati Nurani yang menunjukkan mu tentang kebenaran.
Yang memekikan doa-doa ketika nyanyian setan mendalun-dalun merayu mu.
Yang menerangi jiwamu ketika kelamnya dunia membelenggu mata mu.
Yang membujukmu bangkit kembali ketika kegagalan menjatuhkan mu.

Pikirkanlah, apa jadinya dirimu tanpa hati nurani mu?